twitter


Dalam teori-teori yang lain-lain dapat dipergunakan rangka pembicaraan struktur, dinamika dan perkembangan kepribadian. Namun rangka ini tidak dapat dipakai untuk membicarakan teori Allport, karena bagi Allport struktur kepribadian itu terutama dinyatakan dalam sifat-sifat (traits) dan tingkah laku didorong oleh sifat-sifat (traits). Jadi struktur dan dinamika itu pada umumnya satu dan sama. Sifat adalah penekanan teori Allport sehingga sering disebut dengan traits psychology. Definisi allport tentang kepribadian adalah organisasi dinamik dalam individu sebagai sistem-sistem psikofisis yang menentukan penyesuaian dirinya yang khas terhadap lingkungannya.
Organisasi dinamik menekankan bahwa kepribadian selalu berkembang dan berubah. Psikofisis menunjukkan bahwa kepribadian bukan hanya mental dan neural, namun jiwa dan raga menjadi suatu kesatuan pribadi. Kepribadian individu dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing dari istilah menentukan. Yang dimaksudkan dengan khas atau unik adalah Allport memberi penekanan pada individualitas, bahwa tidak ada 2 orang yang benar-benar sama dalam hal kepribadian. Kepribadian itu memiliki arti sebagai adaptasi atau penyesuaian diri dengan lingkungan.
Sifat (Trait)
Sifat adalah sistem neuropsikis yang digeneralisasikan. Sifat memiliki eksistensi dalam diri individu. Sifat dibedakan dengan habits. Kebiasaan merupakan kecenderungan-kecenderungan bersifat menentukan. Sifat merupakan sifat gabungan dari beberapa kebiasaan. Menurut allport, sifat dan sikap adalah predisposisi untuk merespon dan khas, dapat membimbing tingkah laku, merupakan hasil belajar dan faktor genetis. Sikap, berhubungan dengan suatu objek sehingga lebih luas. Makin besar objek dikenai sifat, maka sifat dan sikap akan menjadi semakin mirip. Sikap biasanya mengandung penilaian terhadap suatu objek. Sifat-sifat merupakan predisposisi-predisposisi umum bagi tingkah laku. Maka dari itu untuk membedakan semua sifat yang pada pokoknya mempunyai taraf keumuman yang sama, Allpor mengklasifikasikan sifat menjadi 3 yaitu sifat pokok, sifat sentral, dan sifat sekunder.
1. Sifat pokok atau cardinal trait
Sangat menonjol sehingga pengaruhnya dapat ditemukan pada semua kegiatan individu yang mempunyai sifat pokok. Jenis sifat ini kurang biasa. Sehingga kurang nampak pada setiap orang. Sifat pokok nampak pada setiap orang tetapi tidak setiap orang mempunyai sifat tersebut. Contoh : seseorang yang mempunyai karakter suka bekerja terlalu keras tanpa mengenal lelah sehingga ia akan mudah terkena stress.
2. Sifat sentral atau central trait
Sifat ini lebih khas dan kecenderungan yang sangat khas dari individu yang sering berfungsi / muncul dan mudah ditandai. Contoh : gampang bergaul dalam berbagai lingkungan tempat kita berdiam diri ataupun hanya sekedar singgah.
3. Sifat sekunder atau secondary trait
Jarang muncul dan berfungsinya pun lebih terbatas, maka kurang bermanfaat untuk mendeskripsikan kepribadian seseorang. Dan lebih banyak berpusat pada respon yang muncul. Contoh : perilaku orang yang terkena darah tinggi, saat kambuh ada yang marah dan juga ada yang hanya diam saja.
Selain 3 sifat di atas yang dikemukakan oleh Allport, masih ada sifat-sifat lain; yaitu sifat-sifat ekspresif. Sifat-sifat ekspresif ini merupakan disposisi yang memberi warna atau mempengaruhi bentuk tingkah laku, tetapi yang pada kebanyakan orang tidak mempunyai sifat mendorong. Contoh sifat-sifat ekspresif ini adalah melagak, ulet, dan sebagainya. Adapun tujuan yang dikejar orang sifat-sifat ini dapat bekerja, dapat memberi warna kepada tingkah lakunya.

Proprium
Istilah proprium dapat didefinisikan dengan memikirkan bentuk sifat “propriate” seperti dalam kata “appropriate”. Proprium menunjukkan sesuatu yang dimilki seseorang atau unik bagi seseorang. Itu berarti bahwa proprium (self) terdiri dari hal-hal atau proses-proses yang penting dan bersifat pribadi bagi seorang individu, segi-segi yang menentukan seseorang sebagai diri yang unik. Allport menyebutnya “saya sebagaimana dirasakan dan diketahui”. Intilah inilah yang kemudian membedakan konsep Allport dengan konsep-konsep lainnya. Munculnya proprium merupakan satu persyaratan untuk suatu kepribadian yang sehat.

0 komentar:

Posting Komentar